| Spesifikasi Paket: | |
|---|---|
| Status ketersediaan: | |
| Kuantitas: | |
ICA2403
Bioteke

B. Prinsip Deteksi
Alpha fetoprotein (AFP) adalah glikoprotein milik keluarga albumin, terutama disintesis oleh sel hati janin dan kantung kuning telur.
AFP memiliki konsentrasi tinggi dalam sirkulasi darah janin, yang menurun setelah lahir. Dari 2 hingga 3 bulan setelah lahir, AFP pada dasarnya digantikan oleh albumin dan sulit dideteksi dalam darah, sehingga kandungannya sangat rendah dalam darah orang dewasa.
AFP memiliki banyak fungsi fisiologis yang penting, seperti fungsi transportasi, fungsi pengaturan dua arah sebagai faktor pengatur pertumbuhan, penekanan kekebalan, dan apoptosis yang diinduksi limfosit T. AFP terkait dengan terjadinya dan perkembangan kanker hati dan berbagai tumor, dan dapat menunjukkan konsentrasi tinggi pada berbagai tumor.
Kit ini merupakan kit imunokromatografi yang menggunakan metode sandwich antibodi ganda untuk mendeteksi AFP dalam sampel darah manusia.
C. Signifikansi Klinis
1. Deteksi kandungan AFP dalam darah orang dewasa: Kandungan AFP pada 60%~70% pasien kanker hati primer meningkat, selain itu kandungan AFP pada pasien kanker testis, tumor ovarium, teratoma ganas, kanker pankreas, kanker lambung, kanker usus, kanker paru-paru dan pasien lainnya juga akan meningkat.
2. Deteksi kadar AFP dalam darah masa kanak-kanak: Kadar AFP meningkat pada kanker hati, hepatoblastoma, teratoblastoma gonad, hepatitis, dan kondisi lainnya.
3. Pasien dengan penyakit hati jinak seperti hepatitis akut dan kronis serta sirosis juga mengalami peningkatan kadar AFP darah dalam berbagai tingkat, namun kebanyakan di bawah 1000ng/mL, yang berhubungan dengan tingkat nekrosis dan regenerasi sel hati.
4. Umumnya peningkatan kandungan AFP pada penyakit hati jinak bersifat sementara dan biasanya berlangsung selama 2-3 minggu. Sebaliknya, tumor ganas terus meningkat. Oleh karena itu, pengamatan dinamis terhadap kadar AFP serum dapat membedakan penyakit hati jinak dan ganas, serta diagnosis dini kanker hati.
5. Secara fisiologis, AFP disekresi oleh sel-sel hati yang baru lahir dan belum matang. Sel hati janin belum berkembang sempurna (berdiferensiasi) dan mengeluarkan sejumlah besar alfa fetoprotein, yang dapat masuk ke darah ibu melalui darah tali pusat. Oleh karena itu, ibu hamil akan dinyatakan positif alfa fetoprotein selama kehamilan. Dalam praktik klinis, AFP terutama digunakan sebagai penanda darah untuk kanker hati primer, untuk diagnosis dan pemantauan kemanjuran kanker hati primer.
D. Komponen Paket
(1 Tes/Perangkat)

Spesimen: Serum/Plasma/Darah Utuh
Silakan merujuk ke Panduan Pengguna untuk proses pengujian.
Catatan:
1. Sebelum pengujian, harap baca petunjuk penggunaan ini dengan cermat. Hanya dengan mengikuti semua petunjuk dengan benar pengujian dapat diandalkan.
2. Pastikan pemuatan sampel sudah sesuai, karena pemuatan sampel yang berlebihan atau tidak mencukupi mungkin tidak dapat diandalkan.
3. Hasil pengujian kit reagen ini hanya untuk referensi klinis. Dokter harus membuat diagnosis akhir dengan menggabungkan berbagai hasil tes dan gejala klinis.
4. Hasil tersebut mungkin dipengaruhi oleh HAAA (antibodi anti hewani manusia), antibodi heterofilik, antibodi analit mandiri, faktor reumatoid, dan protein lain seperti protein pengikat hormon dalam darah pasien.
E. Kondisi Penyimpanan dan Umur Simpan
1. Kondisi Penyimpanan: Tempat kering dan gelap pada suhu 2-30 ℃.
2. Umur Simpan: 2 tahun dan tidak boleh dibekukan.
3. Reagen harus digunakan sesegera mungkin dalam waktu 1 jam setelah kantong aluminium foil dibuka.
Bila suhu sekitar di atas 30 ℃ atau kelembapan tinggi, disarankan untuk menggunakan reagen sesegera mungkin.
F.Produk Terkait
Tes NSE Penanda Tumor
Tes Penanda Tumor HE4
Tes Penanda Tumor CA15-3